Al-Wala' Wal Bara' Pada Permasalahan Khilafiyah

 📌 AL-WALA' WAL BARA' PADA PERMASALAHAN KHILAFIYAH 📌

بسم اللــــه الرحمـــــــــن الرحيم

📩 Pertanyaan :

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
أحسن الله إليك...

Apakah bisa dibangun wala wal baro' pada perkara yang ulama ada perbedaan pendapat? Misal tentang gambar dengan fotografi, video, muasasah untuk masjid dan madrasah (pada sebagian tempat wajib membuatnya), dll. 

جزاك الله خيرا وبارك الله فيك

📝 Jawaban :

و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته..

Wala' wal bara' tidak boleh diterapkan pada permasalahan-pemasalahan yang terdapat padanya perselisihan antara ulama ahlussunah wal jamaah karena ini bentuk dari ta'ashub.

Bagaimana Seorang Penuntut Ilmu Menyikapi Perpecahan Yang Terjadi Disekelilingnya

BAGAIMANA SEORANG PENUNTUT ILMU MENYIKAPI PERPECAHAN YANG TERJADI DISEKELILINGNYA 


بسم اللــــه الرحمـــــــــن الرحيم

📩 PERTANYAAN:

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

أحسن الله إليك

Seorang teman meminta nasehat tentang hal ini ya Syaikh : ketika awal mengaji di atas manhaj salaf ini dia antusias dan senang, bisa beramal di atas sunnah dan berteman dengan teman-teman yang cinta sunnah. Tapi berjalan waktu, dia melihat banyak perselisihan dan sebagian teman berpisah karena perbedaan guru / pendapat. Apa nasehat anda untuk teman ini. Dia masih baru belajar.

جزاك الله خيرا

Dhowabith Al-Jarh Wat-Ta'dil

DHOWABITH AL-JARH WAT-TA'DIL

Penulis :
Asy-Syaikh Dr. Abdul Aziz Al-Abdul Lathif Rahimahullah

Pemateri :
Asy-Syaikh Dr. Abdul Mu'thy bin Abdurrazzaq Hafidzahullah

بِئْسَ مَطِيَّةُ الرَّجُلِ زَعَمُوا

SEBURUK-BURUK UCAPAN YANG DIJADIKAN SESEORANG SEBAGAI KENDARAAN

بِئْسَ مَطِيَّةُ الرَّجُلِ زَعَمُوا

Hadits Abu Daud Nomor 4321

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ 
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ 
عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ 
عَنْ يَحْيَى 
عَنْ أَبِي قِلَابَةَ قَالَ 
قَالَ أَبُو مَسْعُودٍ لِأَبِي عَبْدِ اللَّهِ أَوْ قَالَ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ لِأَبِي مَسْعُودٍ : مَا سَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي زَعَمُوا؟ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : بِئْسَ مَطِيَّةُ الرَّجُلِ زَعَمُوا .
قَالَ أَبُو دَاوُد أَبُو عَبْدِ اللَّهِ هَذَا حُذَيْفَةُ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] berkata, 
telah menceritakan kepada kami [Waki'] 
dari [Al Auza'i] 
dari [Yahya] 
dari [Abu Qilabah] ia berkata, 
" [Abu Mas'ud] berkata kepada [Abu Abdillah], atau Abu Abdillah berkata kepada Abu Mas'ud, "Apakah kamu mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengatakan tentang ucapan 'menurut sangkaan mereka'? Ia menjawab, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Seburuk-buruk ucapan yang digunakan oleh seseorang sebagai kendaraan adalah ungkapan 'menurut sangkaan mereka' (maksudnya; seseorang menyampaikan berita kepada orang lain hanya berdasarkan dari berita yang tidak jelas, atau sangkaan-sangkaan orang saja)." Abu Dawud berkata, "Abu Abdillah maksudnya adalah Hudzaifah."


Inshof / Adil Kepada Kawan & Lawan

INSHOF / ADIL KEPADA KAWAN & LAWAN

Kumpulan Fawaid Pendek dari Silsilah Ilmu Ushul Tafsir 2 :  Muqaddimah Fi Ushul At-Tafsir Ibnu Taimiyah , Syarh: Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Rahimahumallah

Memahami Konteks Hadits

MEMAHAMI KONTEKS HADITS